atau lebih jauh lagi, sudah jujur pulakah diri saya?Sebelum terlampau jauh, ijinkanlah saya memperkenalkan diri. Bokep mama “Revy…?”, balasku tertegun, tidak mempercayai kehadirannya di hadapanku kini. Bagaimana indahnya ekspresi Revy terbuai alunan orgasme yang baru saja hadir menyapanya mampu mengalahkan segala keindahan yang pernah saya saksikan sebelumnya.Kubiarkan Revy mengejang detik demi detik puncak yang baru saja dilaluinya untuk kemudian mulai dapat mengatur nafasnya kembali. Terus kutelusuri wajah para tamu sampai akhirnya kutertumbuk pada sesosok wajah yang cantik, lembut and of course, I’ll never forget. “Halo….Ryo?”, terdengar suara wanita di ujung sana. Kami hanya bergoyang lembut, mengikuti kata hati semata. Pikirku toh dia sudah menemukan cinta sejatinya dan sebentar lagi akan menikah. “Ryo….eenngghhh…”, jerit Revy lirih, seakan memberi tanda kepadaku bahwa ia pun sedang mendekati orgasmenya yang kesekian kali.




















