Ngentot Ibu Temanku

“Mmmhh…Kocokin dik…”
Wati menurut dan mengurut batang kakaknya yang baginya lumayan panjang dan besar.“Menurut kamu gimana batang kak Budi?” tanya sang ayah. “Boleh gak?” bisik si kakak di telinga adiknya, seraya mempercepat gerakkannya. Bokep Twitter​ Wati melirik ke arah kakaknya dan memperhatikan raut wajahnya yang keenakan. Lalu mereka kembali berciuman.Sang ayah mengambil close up adegan putrinya sedang dicumbu putranya. “Owhh..dik…shshh..dik…gak tahannhhh…kalau gini…gak tahan….”
“Gak tahan kenapa, Budi?” tanya ayahnya. “Iyah..gitu..bagus…pelan-pelan…”
Kedua kakak beradik itu sudah seperti pasutri saja, memberikan kenikmatan di alat kelamin pasangannya. Dari arah agak samping, si ayah mengzoom putranya mulai menjilat-jilat belahan vagina adiknya. Pembawaannya tenang dan sopan. “NGghh…shhh….kakak…mmhh….”
Lalu diangkat keatas kedua tangan adiknya dan ditahan pakai satu tangan. “Cium…cium adikmu yang mesra, pakai lidah…iya gitu….keluarin lidahnya,” ucap si ayah
“Wati..kamu pura-pura gak mau…bilang, jangan kakak…jangan kakak…”
“Jangan kakak…jangan…” dengan suara yang masih imut kekanak-kanakan dan terkesan main-main.“Jilat lehernya dan telinganya…biar adikmu terangsang…”
Sang kakak menuruti perintah ayahnya.

Ngentot Ibu Temanku