Mereka masih tidur dalam satu kamar. Senyumnya mengembang menyambutku sepulang dari kantor. Bokep mama Malang sekali nasibmu Bimo kakakku…Sesampainya di kantor pertama kali yang kulakukan adalah menelpon Bimo saudara kembarku.“Bim, tidak perlu menunggu sampai seminggu, barter ini selesai di sini saja ya. Boleh aku buka sekarang? “Bagaimana dengan pekerjaannya di kantor, mas ?”“Baik dek” aku biasa memanggilnya dengan sebutan adek.“Bener nggak ada masalah mas? “Kita bisa kok mengantarmu ke tempat gadis-gadis cantik yang akan memuaskanmu, cinta satu malam, puas, tanpa komitmen, bayar, pulang deh berkumpul lagi bareng keluarga” Rio turut menimpali.“Ok deh, thanks ya sob masukannya, aku pikir-pikir dulu.”“Iya tapi jangan terlalu lama mikirnya, keburu digaet pak bos tuh si Siska, tahu sendiri bos kita nggak bisa diem lihat cewek bohay dikit” kata Rudi.Untuk berselingkuh dengan wanita lain aku masih belum berani, demikian juga untuk berzinah, tidak pernah ada dalam kamusku.




















