Saya pikir, itu sih pinter-pinternya Simbok mendandani saya aja. Bokep mom Dari anunya Juragan. Dan sekarang saya dikenal juga sebagai Denok yang susunya montok, pantatnya sintal, goyangannya mantap. Beliau baru saja terima uang banyak, rupanya ada orang yang habis mborong. Kerja sana. Kita mesti bikin senang yang nonton.”Lama-lama saya biasa juga memakai riasan seperti itu, malah saya jadikan guyonan sama Simbok.“Mbok, aku wis saban hari jadi penganten, ntar kalau nikah beneran mesti kayak apa diriasnya?” Rias wajah yang tebal jadi bagian seragam kerja saya, sama seperti kemben, kain batik, dan selendang.Tapi memang yang namanya nasib itu jalannya nggak ada yang tahu. Kami masuk ke rumah Juragan. Suara “Eihh” keluar dari mulut saya, malu karena sentuhan Juragan. Kenapa saya malah jadi bergairah membayangkan bagaimana kelihatannya saya sekarang? “Jiah!”Saya kaget waktu Juragan mencubit-cubit pentil saya.“Gimana Denok, kamu suka dicium seperti tadi? Yang ada saya bakal diusir, nggelandang, dan…ujung-ujungnya sama saja. Waktu sedang nyebrang jalan, Simbok




















