Siang itu ibu menyuruhku mengambil beberapa barang di rumah Pak Herman karena persediaan di kios habis. Bokep mama Sepeda itu ada di rumah Pak Herman dan adik harus diambil nya sendiri.Tentu saja adikku amat gembira dan ketika Pak Herman menyarankan agar adik tidur di rumahnya, adik setuju dan bahkan ibu dengan senang hati mendorongnya. Rasa takut dan kasihan kepada ibu membuat aku luluh. Sprei moratmarit dan kulihat bercak darah di sprel itu. Ia lebih Jawa ketimbang Ambon, meski namanya Ambon. Aku sadar sebab aku juga wanita meski belum pernah menikah.Ibu tak bisa terus menerus hidup sendiri. Ibu mau menikah dengan Pak Herman? Tetapi ternyata Pak Herman sudah kerasukan setan jahanam. Kios masih buka dan adik yang menjaganya. Ketika sore hari menjemput ibu, Pak Herman mengatakan bahwa ia baru saja membeli sebuah sepeda kecil untuk adikku, Charles. Malu, benci dan takut bercampur aduk dalam hatiku. Aku tak bisa berpikir jernih tagi. Aku tak peduli.




















