Aku langsung utarakan perasaanku padanya.“Qiu Qiu, semenjak kesatu lihat dan kenalan sama kamu, aku langsung suka dan sayang sama kamu, boleh gak aku menjadi lebih dekat lagi sama kamu?” tanyaku
“Aku pun mau kok kenal anda lebih jauh dan lebih dekat lagi” jawabnya.Saat tersebut aku juga langsung reflek memeluknya dan menyampaikan terima kasih. Bokep mama Pikiranku terganggu dengan hadirnya sebuah rasa dari benda yang lunak dan kenyal yang tidak jarang kali menyentuh punggungku. Mulai dari guru, tukang kebun, kakak kelas, hingga adik ruang belajar juga. “Ya udah anda kabarin orang lokasi tinggal dulu aja, biar mereka gak khawatir.” Dia juga menyetujuinya.Aku juga sesegera mungkin menunjukkan motor ke rumahku. Kutahu sebentar lagi Qiu Qiu dijemput. Singkat kisah sejak saat tersebut aku telah memiliki tidak sedikit teman baru di sini.Seiring berjalannya waktu, akupun naik ke ruang belajar 3 SMU. Selama mengemudikan motor, pikiranku tidak dapat konsentrasi sarat ke jalanan di depanku. Akupun pun pulang dengan motorku




















