Aku tidak mau mendengar sampai ada orang lain lagi yang tahu hal ini” ujarku sambil bangkit dan duduk ditepi meja kerjaku tepat di depannya.Dengan sengaja aku meletakkan paha kananku diatas paha kiriku. “Ehm.. Bokep mama Tubuhnya yang gempal tampak bergerak-gerak mengikuti nafasnya yang berat agak tersengal-sengal serta sebentuk gundukan panjang mirip polisi tidur tercetak jelas di celana satpam-nya yang ketat. Jakunnya terlihat bergerak menelan ludah. “Lho ini kan toilet wanita jelas aku ada keperluan masuk ke sini” kataku dengan nada meninggi.Aku kesal pada mereka berdua karena merasa bahwa mereka telah mengganggu privasi-ku disini. Tapi ya..” sesaat dia bingung untuk melanjutkan ucapannya itu. Aku dan Hendra kemudian terlibat perbincangan (lebih tepatnya pergunjingan) seru tentang kejadian yang sama sekali tidak disangka tadi (bagi Hendra mungkin sudah disangka karena mereka memang niat mau ngintip). Nada suaranya terdengar mulai rileks dan lebih enteng. Terima kasih sebentar lagi aku juga mau pulang” jawabku dengan ramah.




















