Nafasnya yang seirama dengan tembang jawa yang ia lantunkan menerpa wajahku. Bokep mama Aku nggak bisa ngelak kalo emang aku tertarik ma dia sejak pertama kali lihat dia. aku jadi kesal. It doesnt make anysenses. Aku tersenyum dalam hati, lupa bahwa tadi aku curiga dan paranoid padanya.Dia melancarakan serangan terbukanya. Ya aku emang punya kekasaih seorang lelaki, lelaki terindah di jagat raya hingga seluruh bersholawat untuknya. Di stasiun itu ada kereta lain yang akan menuju Surabaya. Sementara angin terus menghembuskan nafasnya menyusup ke sela-sela jaketku hingga menusuk ke sumsum tulang. Tapi nyatanya? Bagaimana bisa aku melupakannya? Bagaimana bisa aku melupakannya? Tanpa sadar aku membalas senyumannya sambil melepaskan transmitter gaynergik (beberapa orang lebih suka menyebutnya gaydar).




















