Tak kusadari rokku sudah terangkat sehingga angin malam menerpa kulit pahaku, celana dalamku pun tersingkap dengan jelas. Benar juga dugaanku, ternyata dia ingin melepaskan maninya di mulutku. Bokep mom “Citra… Citra… sori dong, kamu marah ya !” kata Dimas yang mengikutiku dari belakang dalam perjalananku menuju tempat parkir. Nafasku makin memburu, aku hanya memejamkan mata dan mengeluarkan desahan-desahan menggoda. Aku merintih kesakitan merasakan penis itu melesak hingga amblas seluruhnya. Dari bawah aku merasakan penisnya melesak ke dalam vaginaku, maka mulailah dia mengaduk-aduk vaginaku dalam posisi berdiri. Aku telah lepas kontrol, yang bisa kulakukan hanya mendesah dan menggeliat, lupa bahwa ini tempat yang kurang tepat, goyangan mobil ini pasti terlihat oleh orang di luar sana.




















