“Pak kita di lobby, kalau ada apa apa just call me” katanya pada Pak Usman lalu mereka meninggalkanku berdua.Aku maklum, sebagai seorang Menteri tentu acaranya sangat padat tapi masih sempat juga dia meluangkan waktu untuk kesenangan dunia yang satu ini.Kami mengobrol ringan, biasa sekedar menghilangkan kekakuan pada orang yang pertama kali bertemu. Bokep mama Kubuka kakiku lebih lebar, aku ingin menikmati bagaimana kepala Pak Menteri yang terhormat berada di selangkanganku, moment itulah yang paling aku sukai kalau melayani pejabat tinggi.Pak Usman dengan rakus melahap kedua buah dadaku, disedot dengan kuatnya, aku menggelinjang geli. “Bapak sebentar lagi nyampe, mungkin 15 menit lagi, kamu santai aja dulu menunggu beliau”
“Siap Boss ” jawabku santai, kubatalkan acara ke kamar mandi.Sambil menunggu kedatangannya, kurapikan make up yang agak berantakan selama perjalanan di pesawat.Ternyata tak sampai 15 menit bel kamar berbunyi, segera kusambut kedatangan beliau yang katanya pejabat tinggi itu. Cerita Ini adalah pertama kali aku mendapat bookingan untuk




















