Aku langsung berpura-pura memandang jauh ke depan, ketika dia tiba-tiba saja berpaling dan menatapku.“Lagi ada yang ditunggu?”, tegurnya tiba-tiba.Aku terkejut, tidak menyangka kalau gadis ini menegurku. Bokeb Sementara dua orang gadis lainnya yang kutahu bernama Rika dan Sari terus menerus menciumi wajah, leher dan sekujur tubuhku. Aku bermaksud mau pulang. Padahal biasanya aku tidak pernah memperhatikan wanita sampai sejauh itu.“Jalan-jalan yuk..”, ajaknya tiba-tiba sambil bangkit berdiri.“Kemana?”, tanyaku ikut berdiri.“Kemana saja, dari pada bengong di sini”, sahutnya.Tanpa menunggu jawaban lagi, dia langsung mengayunkan kakinya dengan gerakan yang indah dan gemulai. Tapi aku sama sekali belum punya keinginan untuk pacaran. Tapi entah kenapa, hari itu aku pakai baju olah raga, bahkan pakai sepatu juga.Dari rumahku aku sengaja berjalan kaki. Bagaimana mungkm aku bisa melakukan sesuatu dengan kedua tangan dan kaki terikat seperti ini..?Aku hanya bisa berharap mereka cepat-cepat melepaskan aku sehingga aku bisa pulang dan melupakan semuanya.










