sanggahku sambil tersenyum menenangkan hatinya, akhirnya Rosa pun berjalan dan duduk di sofa tersebut.Sudah lima game berjalan, aku menang dua kali dan kalah tiga kali, membuat aku harus menanggalkan jaket, blouse dan celana panjang yang kukenakan hingga saat itu hanya tersisa bra dan CD saja yg masih melekat di tubuhku.Jangan sampai kalah lagi, ujarku dalam hati, dua kali lagi aku kalah, maka aku akan benarbenar Bugil. Ouh..!! Bokep mama Dan Rosa tampak mengerang kesakitan sambil menggeliatkan tubuhnya.Arghh.. Tolong saya Pak..! Saya lagi tidak bawa uang banyak..! ujarku sambil menunjuk ke arah sofa yang berada di pojok ruangan.Tp Is? Tumben mampir ke sini? Namanya Rosa, dia gadis berdarah Sunda asli. Udara dingin dari AC di ruangan tersebut membuat aku sulit untuk berkonsentrasi sehingga aku kembali kalah pada game keenam, membuat mereka langsung bersorak riuh, memintaku untuk segera menanggalkan bra yang kukenakan.Aku sudah hampir menangis saat itu, tapi mereka terus memaksaku, maka dengan perasaan berat




















