Tidak lamapun, aku merasa kalau aku telah menemukan rumah baru bagiku. tidaak!!” aku sangat malu melakukan posisi itu.Tetapi Erik tidak peduli dan melanjutkan kembali permainannya. Bokep mom “Mulai saat ini, aku-lah yang akan merawat dan mengurus Maria. Mungkin karena puber. Aku terlalu malu untuk memandang wajahnya. Kami bertiga sangat bahagia.Aku tidak ingat, bagaimana aku bisa sampai di panti asuhan itu. Maria” Erik melemparkan senyum yang berbeda dari kemarin. Aku nggak marah kok. Aku berteriak. Ayo, aku temani kamu sampai kamu tertidur. “Terima kasih Erik..aku sayang sekali sama Erik..”
Erik pun membalas pelukanku sejenak dan kemudian melepasnya, dan dia memegang kedua lenganku sambil memandangku dengan serius. Hatiku terasa sakit dan ngilu. Di sana, banyak anak-anak yang sebaya denganku. Sensasi yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. “Seperti boneka..”
Aku yakin sekali dia bergumam [“..boneka yang aku idam-idamkan”]
Lalu dia melepaskan wajahku dan langsung meninggalkanku begitu saja.Sehari setelah kunjungan itu, Erik bersama temannya itu kembali mengunjungi yayasan, untuk mengadopsi diriku.




















