Hari-hari selanjutnya dengan berbagai ancaman, Mitha terpaksa pasrah diperkosa kembali oleh Anton dan kawan-kawan sampai belasan kali. “Ayo cepat..!” kata Iwan lagi. Bokep mama Mereka benar-benar sudah melampaui batasan keinginan berbalas denadam terhadap Mitha yang tadinya masih polos itu. Hampir 30 menit berlalu, Iwan hampir ejakulasi, rambut Mitha ditarik ke bawah sehingga wajahnya menengadah ke atas. “Buka yang lebar dan keluarin lidah lo..!” bentaknya lagi. Karena Mitha tidak juga membuka mulutnya, Anton menampar Mitha berkali-kali. Letak rumah itu menyendiri, jauh dari rumah-rumah yang lainnya, sehingga apapun yang terjadi di dalamnya tidak akan diketahui siapapun. Rupanya mereka sudah tidak sabaran lagi untuk segera memperkosa Mitha. “Ntar gue perkosa lo..!”
“Sialan dasar usil, cepetan minggir aku udah telat nih..!” bentak Mitha.




















