Dan matanya menatap ke wajahku lamat2.“papa maunya aku ngapain?”,tanya istriku sambil senyum menggodaku.“wah,ga tau ya,ma..”,jwbku bingung.“emang kalo aku ngapa2in,kamu ga marah?”,tanya istriku masih dgn nada menggoda.“marah dong, apalagi aku ga tau”,jwbku cepat.“kalo kamunya tau, boleh dong?”,tanya istriku makin berani.Aku tak menjawab dan mengajak istriku bergegas pulang. Bokep mama Ia pun kembali membenamkan wajahnya ke dada istriku dan membasuh kenyalnya dada montok istriku dgn lidahnya.Tangan istriku meremas rambut Nakim, sementara itu bibirnya menciumi leherku. Satu cubitan kecil yg khas mendarat di perutku.“ih, kok nyubit sih”,ujarku sambil menangkap pegelangan tangan istriku.“semua gara2 kamu tau..”,jwb istriku masih terus berusaha mencubit.“iya, jadi si Nakim males kerja,malah kepengen kawin”,jwb istriku lagi.Aku pun tertawa sambil mendekap tubuh istriku. Satu cubitan kecil jadi pertanda bhw ia mengerti maksudku. Tak segan sesekali kuremas dgn lembut dada istriku utk meyakinkan Nakim bhw obat perangsang yg ia taruh dalam teh manis tadi sudah bekerja.Kuberi isyarat agar Nakim mendekat, ia pun menurut, kini tubuh




















