Tubuh Agnes yang terikat masih terbayang-bayang di pikiranku hingga aku berusaha menyalurkannya dengan onani. Bokep mama “Om..” anak perempuan itu tersenyum dan memanggilku. Atau ini adalah permintaan Agnes? Sambil ber-onani aku membayangkan adegan yang sedikit ‘rape’ itu hingga tanpa sadar karena kecapekan aku pun tidur terlelap… Agnes terlihat tersontak karena besarnya penis John yang memaksa masuk, bahkan kulihat penis John tak bisa masuk sepenuhnya karena pengaruh terlalu panjang.Dan sepertinya Agnes meneteskan air mata, karena ku lihat ada sesuatu yang bersinar di matanya. Aku semakin merasa bersalah apabila anak ini adalah hasil dari benihku. Tapi Agnes tidak menunjukkan kamarnya padaku, aku rasa kamar besar sebelah kamar Chelsea adalah kamarnya.Tak lama berkeliling ‘istana’ nya John, aku pun minta ijin untuk kembali ke kamarku yang tidak jauh dari kamar Chelsea untuk segera beristirahat. Agnes sebenarnya sudah melupakan masa lalu nya yang suram, dan telah memaafkan aku, tapi aku masih terbebani dengan hal ini.




















