Ditengah jalan akupun sedikit kemasukkan setan (ini disebabkan aku dari tadi dapat melihat toketnya).Dan akhirnya akupun mengubah arah menuju gudang penyimpanan barang yang sudah ga’ pernah di pakai lagi, aku membuka pintunya… terdapat sebuah matras besar, sofa besar, meja dll. Jalannya agak sempoyongan, kelihatannya habis dugem nich cewek dan sedikit mabuk dan aku pun berinisiatif untuk membantunya.“Malam mba’, bisa saya bantu?” tanyaku dengan sopan. Bokep Crot Rendy : “Nich sob… kita adakan pesta kecil-kecilan, kebetulan Anto’ ngasih kita camilan”.Rudi : “Tuch anak baik banget”. Rudi : “G tau nich, BT jg lama-lama”.Rendy : “aaaa….Aku ada ide, gimana klu aku minta minuman ke Anto’?”. Ga’ lama kemudian Rendy pun datang. “Aku yang nyetir kamu nanti di sebelahku melayani aku lagi” akupun tertawa didepannya.“Huh…mau apa lagi?” Devipun bingung. “Sudah turuti aja kemauanku atau foto-fotomu yang semalam mau ku sebarin ke orang-orang” ancamku.Akhirnya Devi menurut kepadaku karena ancaman itu, aku menyetir dan Devi duduk disebelahku, diperjalanan




















