Jawab ya?). Rasanya Aku tak menemukan “calon” lain sebaik Si Dada montok. Bokep mama Buah dadanya yang mengkilat berlumuran minyak sering menggelincir di tubuhku. Pokoknya engga nyesel.”Dengan agak ragu (masa sih seratusan cewenya yahut?) akhirnya Aku meluncur juga ke sana. Yang bergaun coklat tua itu… hmmm… Wajahnya cantik, kulit bersih, paha mulus. Kebanyakan mereka duduk-duduk sambil nonton TV. Terbayang, kan, kalau dada model “papan setrikaan”, bukannya nikmat malah pegel. Sepasang daging kenyal memijati penisku, rasanya bagai terbang. Tapi Aku tak segera menyebut nomornya untuk dipesan. Hanya dia satu-satunya yang pake gaun menutupi dada tapi membuka kedua bahunya. “Terus?”
“Pokoknya Mas ditanggung puas.”
Iya puas, tapi “You aren’t my type” kataku, dalam hati tentu saja. Semacam “kompensasi” dari lubangnya yang tak begitu erat menggenggam penisku. “Tolong ambilin di saku celanaku.”
“Saya bawa kok Mas.”
Dengan terampil dia memasangkan kondom di penisku. Wow! Bagiku, indikasi dada montok adalah punya “belahan” atau tidak.




















