Kupandangi…, sengaja tak kucium, aku tahu Ana menunggunya. Bokep mom Ular dipelukanku yang tadi diam dengan tabah kini berkelenjotan dengan panik tapi yang meyebabkanku makin sayang padanya adalah matanya. Ana masih belum menyerah, dia masih terbang dengan kerinduannya, jauuuh.., tinggi.., tak tahu sampai di mana. Dia memberi kode pada teman satunya untuk sedikit ‘menyingkir’ dari kami.Sampai di mejanya, dengan senyum yang tak pernah kubuat-buat kami akhirnya saling berkenalan. Sampai di kamar, jam masih menunjuk pukul setengah lima. “Heh.., he.., iya ya.., eh ada juga putri solo di sini..”, kataku datar. “Hmm.., eeehh..”, nafasnya mulai memburu. “Dasar !”, katanya sambil senyum manis. Sari bermuka antara Padang dan Menado, matanya sipit, rambutnya ikal seksi, tubuhnya khas pramugari dengan kaki dan punggung indah ditambah kebiasaannya fitness dua hari seminggu sehingga mukanya tampak selalu memerah segar.




















