Maria” Erik melemparkan senyum yang berbeda dari kemarin. Sakit!! Bokep Jepang “Maria, kamu adalah milikku seorang.. Erik pun menghela napas dan beristirahat sejenak, masih dalam rangkulan wanita itu. Tersenyum Erik mengecup kepalaku sambil mengelusnya. Jantungku terasa berhenti mengingat kejadian itu. Dan aku pun bertanya, “Bunda, tamu istimewanya siapa sih? Erik menciumi diriku yang bergetar hebat dengan sedikit paksa. Kalau kamu capek, besok bolos saja.”
Erik pun menggendongku yang masih terisak kekamar tidurku. Di sana, banyak anak-anak yang sebaya denganku. Dia selalu membelikan baju-baju indah dan boneka porselain untuk dipajang dikamar tidurku. Enam bulan pun berlalu.Pada suatu hari yang cerah, mendadak kami dibangunkan oleh Bunda Risa, salah satu pengurus di tempat kami. Beruntung sekali kamu punya ayah angkat seperti Erik..”
Kata Sara, teman baikku sambil tertawa meledek. Teriakan kepuasan dari wanita itu pun membahana di seluruh ruangan. Aku berteriak. Aku memilih untuk diam.




















