Ia sama sekali tak menghiraukan doronganku dan bahkan semakin mempererat pelukannya. Bokep mom Entah bagaimana, aku pasrah saja dan bahkan begitu mendambakan sentuhan seorang lelaki. Aku tak kuasa membayangkan bagaimana hancurnya hati Ibu bila mengetahui apa yang telah dilakukan suaminya kepadaku. Kuletakkan barang dagangan di meja dan rasanya ingin sekali aku memeluk ibu dan memohon maaf serta menceritakan apa yang telah dilakukan suaminya kepadaku.Tetapi hati kecilku melarang. Di kamar mandi aku menangis sendiri, menggosok seluruh tubuhku dengan sabun berkali-kali. Aku telah merebut suami ibuku sendiri dan ‘memakannya’ secara bergantian.Kadangkala aku juga merasa kasihan kepada ibu yang sangat mencintaiku. Begitu keluar dan kamar mandi aku langsung dandan dan pamit untuk ke rumah teman. “Kok lama sekali?” tanya ibu ketika aku datang. Kecurigaanku terbukti ketika pada suatu hari. Kesadaranku entah berada di mana. Sepeda itu ada di rumah Pak Toyo dan adik harus diambil nya sendiri.Tentu saja adikku amat gembira dan ketika Pak Toyo menyarankan




















