“Iya Bu?” Tanya gua sambil tersenyum pahit. Bokep mama “Saya sangat kecewa dengan kalian berempat. *Notes: Saya berempat, plus si Jelek Aldo, Rio KBHRX (alias Ksatria Baja Hitam RX), dan Didi Duku memang teman akrab banget waktu itu.. Ibu Mia lalu dengan lembut merangkul gua dan mengijinkan gua melepas lelah di atas buah dadanya yang empuk itu. “Red..”, bisik Ibu Mia, sambil tersenyum mesra. Sayangnya, terlalu keras, BRAK! “Akhirnya..”, kata gua dalam hati. Kalo Rio dan Didi.. Itu pun hanya sore-sore atau malam. Hati gua jadi lumayan luluh juga.. Seolah-seolah ia berkata, “Ampuni saya Bang, jangan apa-apakan saya!”. Ibu bakalan sangat lembut koq”, beliau tersenyum halus. Diane.. Nanti kamunya yang susah..”
Saking seringnya saya dengar, saya jadi sebal sendiri.. Splooshh.. Nama saya Red.




















