Tubuh Mama tidak pernah gendut. Bokep mom Dipastikan akan lebih banyak Jin yang datang.”
“Tapi…… tapi………..”
Sang Dukun memotong,
“Yang perlu diingat sumpah si lelaki hanya satu syarat, tetapi sumpah si perempuan ada 2 syarat. Aku saat itu kelas 3 SMA. Bagus, bagus.”
“Apanya yang bagus, ki?” tanyaku penasaran. Aaaaaaaaaaaahhh……..”Tiba-tiba Mama merebahkan diri di tubuhku dengan mata masih terpejam. Kami bersumpah sendiri-sendiri dengan sang dukun memegang jidat kami dan mengasapi dengan kemenyan. Aku terpaku pada pemandangan indah di bawahku. Namun agak susah mendorongnya karena daster itu terlipat. Aku pikir karena Mama sudah memelukku, maka akupun tak apa memeluknya. “plokplokplokplokplok……..”
Ditingkahi erangan Mama yang terus menerus mengatakan ‘yeah’ dan ‘ah’ diulang-ulang. Tampak banyak pengunjung. Kupandangi wajah Mama yang cantik itu.




















