Hari sudah beranjak malam, ketika kami putuskan untuk tetap melanjutkan Pendakian. Bokep mama Muat kok ranjangnya buat berdua”
“Emang gak apa-apa kamu?”
“Yeee, mas ini.Digunung kita berdua sesleepingbag.”kata Vera sambil menarik tanganku.Aku menurut mengikuti Vera, gimana gak nurut diajak ama cewek imut. “Ya sudah kita main bertiga, masuk aja aku mau buat kopi dulu biar fit.Tunggu aku ya sayang”kataku sambil mencium bibir Ira.Setelah membuat kopi, aku masuk kekamar,tak lupa aku kunci pintu kamar.Vera dan Ira sudah telanjang menantiku diatas ranjang.Tanpa babibu langsung ku buka bajuku.Ira langsung menyerang daerah selangkanganku, sementara Vera mengulum lidahku.Vera semakin liar menciumi dadaku, menjilat2 putingku.Dan Ira semakin liar mengulum penisku, sesekali menjilat kantung telurku.Kami berubah posisi, Vera merangkak diatasku, memeknya tepat berada dimukaku,dan Ira masih dibawah menyedot2 batang penisku.Ku jilati memek Vera,kujilati clitorisnya yang semakin basah.Vera mendesah,kadang menggoyang-goyangkan pantatnya. Kami mencari Villa, dan dapet sebuah Villa deket pasar dengan 5 kamar.Budi dan Iwan tidak ikut menginap dengan alasan besok pagi masih




















