Sejenak ia berpikir untuk membatalkan semua rencananya malam ini. Satu jam lebih mereka bergumul. Bokep Indo Nanti studioku banyak semut!” protes Surti ketika Bari tidak sabar lagi dan membopong istrinya menuju kursi yang selama ini dipakai untuk tiduran kalau Surti ingin beristirahat di tengah kerjanya.“Siapa yang mau makan di studio?”, tanya Bari sambil dengan hati-hati menurunkan Surti di atas kursi yang dilengkapi dengan bantal-bantal itu.“Habis, kita mau ngapain?” Surti mengernyitkan keningnya, melihat suaminya membuka dasi.“Mau bikin film matinee!” sergah Bari sambil duduk dan menciumi leher Surti.Astaga! Tapi buat apa begadang, kalau tidak ada yang dikerjakan”, katanya.“Ngerjain aku, dong..” sergah Surti manja sambil memeluk lebih erat.“Ngga mau”, kata Bari kalem, “Malam ini, kan kamu yang ngatur.., Aku sih, terima beres saja, kan?”Surti tertawa tergelak, “Kamu betul-betul ngga mau ngalah sama istri, ya!” sergahnya sambil mencubit pipi suaminya dengan gemas, tetapi cepat-cepat ia lalu mencium tempat cubitan itu ketika suaminya mengaduh.“Memang begitu, kok, perjanjiannya..”, kata




















