Kami bergumul diatas semak-semak, kami melakukan hubungan badan ditengah gelap gulita itu. Bokeb Sandra memberikan cincin bermata berlian yang dipakainya kepada aku. Rupanya benar dia menyelesaikan S2 nya.Aku terbang ke Jakarta, karena resepsi itu diadakan di Jakarta disebuah hotel bintang lima. Tak ada sahutan sedikitpun, yang terdengar hanya raungan monyet-monyet liar, suara burung, bahkan sesekali auman harimau. Jika aku tak salah, hampir tiga jam lamanya hujan turun, dan hampir tiga jam kami berpelukan menahan dingin.Setelah hujan reda, kami membuka ransel masing-masing. Dia menggigil kedinginan. Kebetulan aku berjalan paling belakang menemani si bawel Sandra dan disuruh membawa bawaannya lagi, berat juga sih, sebel pula! Kami kebingungan sekali, bahkan berteriak memanggil-manggil mereka yang berjalan duluan. Penny’ku masuk ke ‘Ms. Setelah itu kami berpisah hingga sekian tahun, tanpa kontak lagi.Pada suatu saat, ada surat undangan pernikahan datang ke Apartemenku, datangnya dari Dra. ” Aku lemas sayang?!” bisikku mesra
” Biarin!” Bisiknya mesra sekali.




















