Kontolku langsung ngaceng membayangkannya. Bokep mama Tidak perlu seperti ibu-ibu yang untuk berdandan saja memerlukan 2 jam. Dan aku tidak perlu mondar-mandir untuk urusan parkir dan mobil.Aku kembali ke butik di Tunjungan Plaza. ‘Panggil saja aku ABONG..’,
‘Mau kemana Koh Abong..??’, tanyaku setelah aku memperkenalkan diri dan setuju untuk masuk ke Jaguarnya. Dan untuk meredam gejolak birahi itu, aku melampiaskannya di dalam WC KA BIMA yang lumayan bersih itu.Dengan mencium aroma kloset pesing BIMA, dan dengan setengah berjongkok hingga posisiku aman dari goncangan lajunya kereta malam ini, aku mengkhayalkan seorang lelaki yang sedang memasukkan atau ngentot lubang pantatku. Kusambut simpati mereka semua padaku. Akhirnya Norma berteriak di ujung telepon, ‘Kurang asem, itu sich temanku si Norman, pengin nge-waria kali. Kuganti rokku dengan celana pendek, blusku dengan T-shirt, hingga aku kembali menjadi Norman, staf akunting dari sebuah perusahaan di Jakarta yang sedang bertugas di kantor cabangnya di Surabaya.Aku kembali ke hotel untuk tidur.




















