Aku membuka tas dan mengambil sweater. Hujan masih turun, rintik-rintik. Bokep Barat Sangat merangsang. Mataku juga.Aku melanjutkan kenakalanku. Tangan ibu itu mulai duluan, menyusup di bawah sweater, mencari “adikku” yang mulai tegang lagi. Tubuhku aku condongkan sedikit ke depan, dan kemudian aku bergeser ke arahnya. aku paling tidak suka lampu tidur yang remang remang. Aku turuti. Meremas pangkal dadanya. Kilatan cahaya dari luar bus memberikan sedikit penglihatan mengenai ibu di sampingku. Tubuhku aku condongkan sedikit ke depan, dan kemudian aku bergeser ke arahnya. Hari ini aku pulang ke Jogja, ke tempat kelahiranku untuk bertemu dengan keluarga.Hidupku sungguh sempurna. Item manis sih tepatnya. Pasti basah, karena aku merasakannya dengan tanganku.




















