Dan kini kami berdua sudah kelihatan seksi sekali, risih juga sich tapi mau gimana lagi.Akhirnya kami sampai di sebuah tempat hiburan malam, dengan menggandeng tangan mbak Gina aku mengikutinya masuk dalam tempat tersebut. Bokep mama Mbak Gina tahu kalau aku masih risih dengan penampilanku diapun berbisik ” Sudah Finta kamu cantik kok.. nggak usah grogi… ” Katanya dan menyuruhku untuk duduk santai di pojokan tempat itu, sementara suara musik sudah memenuhi tempat itu.Bau asap rokok dan minuman keras langsung menusuk hidungku. Dengan alasan ingin bekerja di luar kota akupun pergi dari kota asalku, dan sampai di sebuah kota besar. Akhirnya aku memantapkan hati untuk pergi menemui mbak Gina pagi itu, setelah sampai di depan kamar mbak Gina akupun mengetuk pintunya.lama juga aku menunggu mbak Gina membuka pintu, padahal berkali-kali aku memanggilnya. sudah pake aja.. Mungkin sudah nasibku untuk menyandang predikat janda di usia mudaku.




















