Direbahkan kepalanya di bahu kananku, sambil sesekali menyibakkan rambutnya yang panjang hingga lehernya terlihat dan nyaris tanpa batasmenyentuh bibirku. Bokep mom Aku hanya sanggup menganggukkan kepala. Sifat manja Evi yang selalu menatap aku tanpa berkedip yang membuatku akhirnya sedikit melupakan Tia. Tanpa bermaksud untuk membuatnya kaget, aku langsung duduk di samping Evi. Semua terheran-heran melihat Evi langsung membuka pintu dan lari keluar.Bukankah paerjalanan masih jauh? Aku tau pasti, Evi pasti marah dan cemburu melihat kedekatanku dengan Tia. Aku malah jadi geli melihat Evi cemberut kecewa.Untuk long weekend minggu depan kami, teman-teman satu kantor berencana refreshing ke suatu tempat di pinggiran kota Cirebon. Rasa bersalah menyelimuti pikiranku..lagi-lagi aku menyakiti perasaannya yang halus. Akhirnya kami memisahkan diri dari keramaian. Oh my God … perasaan apa ini. aku cari kemana-mana tidak ada satu kamarpun yang berisi makhluk cantik bernama Evi.




















