Aku pun langsung menelan obat sakit kepala yang diberikannya.“Gimana sekarang rasanya? Bokep Barat Temanku itu mulai menyelusupkan tangannya ke balik celana dalamku yang berwarna kuning muda.Dia mulai meremas-remas kedua belah gumpalan pantatku yang memang montok itu.“Ouh Ouuh Jangan, Don! Lalu ia menjalankan mobilnya ke sebuah motel yang tidak begitu jauh dari tempat itu.Setiba di motel, temanku memapahku yang terhuyung-huyung masuk ke dalam sebuah kamar. Temanku itu yang kaget terlempar ke lantai. Tidak seperti remaja-remaja pada umumnya, aku tidak pernah pergi keluyuran ke luar rumah tanpa ditemani ayah atau ibu.Namun setelah perceraian itu terjadi, dan aku ikut ibuku yang menikah lagi dua bulan kemudian dengan duda berputra satu, seorang pengusaha restoran yang cukup sukses, aku mulai berani pergi keluar rumah tanpa didampingi salah satu dari orang tuaku. Memang rasanya kepalaku sudah mulai tidak sakit lagi. Keluargaku termasuk yang gagal dimana orangtuaku bercerai gagal membina rumah tangga, aku sungguh sangat sedih melihat merasakan seperti ini










