Padahal semula dia sudah putus asa. Bokep mom Tujuanku datang ke Jakarta sebenarnya untuk merubah nasib. Dia memaksaku untuk cepat-cepat membawanya mendaki hingga ke puncak kenikmatan. Dan aku semakin tidak tahan dengan perlakuannya yang semakin liar dan brutal. Di sana aku dilatih dengan berbagai macam alat agar tubuhku tetap segar, kekar dan berotot. Saya cuma menolong saja. Aku memeluk punggungnya yang terbuka, dan merasakan kehalusan kulit punggungnya yang basah berkeringat. Tanpa membuang-buang waktu lagi, aku bergegas meniggalkan rumah itu. Entah bagaimana cara mereka mencari uang, hingga bisa kaya raya seperti ini.Tapi memang nasib, rejeki, maut dan jodoh berada di tangan Tuhan. Wanita yang kuperkirakan berusia sekitar tiga puluh delapan tahun itu memandangiku dengan kening berkerut.




















