Segalanya berjalan begitu cepat dan aku tidak menyimpan tuduhan negatif terhadap Robby. Bokep mama Tiba-tiba Wulan berteriak keras sekali. Tapi dengan melorotnya jeans Wulan sampai ke lutut, kami dapat melihat dengan jelas celana dalam wulan yang berwarna off-white (putih kecoklatan) dan berenda. Tapi tiga bulan berikutnya Wulan menghubungiku dan dia dengan memohon meminta aku bertanggung jawab atas kehamilannya. Pengakuannya ini membuat hatiku pedih tak terkira. Kami lebih banyak diam, walau Fadli berusaha mencairkan keheningan malam dengan gitarnya.Esoknya, pagi-pagi sekali Wulan minta segera pulang. Sekarang “anak kami” sudah dapat berjalan. Mendengar itu Robby malah semakin kesetanan. Warnanya putih kemerahan. Tubuhnya menggelinding sampai akhirnya ia tercebur ke dalam air. Lalu dia mencoba menarik T-Shirt Wulan ke atas. Licin dan hangat bercampur menjadi satu. Sungguh, saat itu aku tidak tahu apa sebenarnya yang hendak Robby lakukan terhadap Wulan. Setelah Wulan dan aku lengkap berpakaian, kami beranjak pergi meninggalkan tempat itu.




















