Dia pura-pura tidak tahu aku marah padanya. Bokeb Ada perasaan jengkel yang menggebu-gebu padanya.“Kok berani-beraninya orang segede dia menjerumuskan anak kecil! Aku tak percaya! Kurang ajar! Aku terus memeluknya saat dia membasuh tubuhku dengan air hangat dan membersihkan kemaluanku. Dia mengulum dan kadang menyedot kemaluanku dengan kuat. Aku menolak. Agak susah mengingat kejadian semalam setelah pakai ineks dan minum minuman beralkohol.Setelah ingat semua, dengan lunglai aku bangkit dan melihat kemaluanku. Dugem, ineks dan seks bebas. Entah apanya yang serasi..Aku masih ingat saat-saat terakhir dia meninggalkan aku untuk sekolah ke Amerika. Sungguh kejam!Aku jadi berangan-angan ingin kembali ke kehidupan lamaku dimana aku belum mengenal narkoba. Sungguh berbeda..Setelah terkapar beberapa saat, Angga membopongku ke kamar mandi dan memandikan aku. Kristian pacarku dengan setia berada disisiku. Kucengkeram punggungnya dengan kuku jariku tanpa peduli dia kesakitan atau tidak.




















