Winny hanya diam saja.“Dah.. Ketika acara istirahat siang mereka sudah pada ngobrol satu sama lain, saling curhat, saling mencari “jodoh” masing-masing.Dan pada malam kedua itu kelihatannya mereka sudah saling akrab bahkan hampir dari semua peserta pada malam itu sesudah pelajaran selesai kira-kira pukul 21. Bokep mama 30 waktu setempat, hawa di pegunungan itu semakin terasa dingin, satu persatu, sepasang demi sepasang, mereka mulai meninggalkan gardu pandang. 00 WIB.“Win, belum ngantukkan?” tanyaku.“Belum Om, ada apa?” Winny balas bertanya.“Yuk, kita jalan-jalan ke gardu pandang!” ajakku.“Siapa aja yang akan kesana Om?” tanyaknya lagi.“Aku nggak tahu, aku hanya ajak kamu jalan-jalan malam ini, kan besok malam Minggu diberi kesempatan pulang ke rumah masing-masing, jadi ini kesempatan malam terakhir minggu pertama untuk jalan-jalan. Win, cantik sekali kau malam ini” rayuku pula.Tanganku selanjutnya menelusuri tubuh dibalik jaketnya yang tebal. Kulihat Winny juga telah datang dan tengah menikmati sarapan pagi yang memang telah disediakan oleh pihak panitia.Aku mendekat dan menyapa




















