Aku dan Mei akan pergi.”
“Dewi, Fen”, kata Mei. Bokep mama Kurengkuh tubuh montok itu ke dalam pelukanku. Wajahku pun telah basah oleh keringat. “Hari Jumat besok Mei akan nginap di tempatku”, katanya lagi. Jalannya anggun. “Mas Ardy membutuhkan tubuh kami sedang kami membutuhkan kejantananmu.”
“Hahaa..” bertiga kami tertawa bareng.Fenny yang sudah duduk di pahaku merapatkan tubuhnya. Bagaimana tidak. Soalnya wanita Cina itu nafsunya gede-gede. Kini aku ingin agar di ruang yang sama ini Fenny dan Dewi merasakan kejantananku dan selanjutnya menjadi ketagihan.Tanpa kuminta, kedua wanita Cina yang cantik montok nan bahenol ini mulai membuka pakaianku. Mataku menangkap yang duduk di sebelah kiri Yen. Rupanya ia suka doggy style penetration.“Aku tahu, Mas Ardy suka pantatku”, katanya sambil tertawa kecil. Haha..”Aku tak menduga kalau guyonan itu akan menjadi kenyataan. Aku lalu teringat percakapanku dengan Yen dan Mei satu malam setelah bersetubuh dengan keduanya.“Aku sudah punya dua wanita Cina yang cantik dan seksi”, kataku.




















