Setelah meminum segelas air, aku segera kembali ke kamar. Bokep mama Ida menarik tanganku dan menempelkan telapak tanganku ke selangkagannya. Saat pekerjaan kantorku hampir selesai Ida datang menghampiriku
“masih marah ya?, maaf deh lain kali gue bakal ngasih tau lo dulu kalo gue mau berimprovisasi” suara Ida terdengar pelan penuh penyesalan,
“Nggak, gue nggak marah.. Kedua buah dadanya menjepit lenganku, dan entah sengaja atau tidak Ida mulai mengosokan kedua buah dadanya naik turun, sebenarnya kejadian itu sangat aku nikmati namun karena memang pada dasarnya kami tidak memiliki rasa cinta, jadi aku memutuskan untuk bersikap normal. Mungkin Ida masih takut untuk mencobanya. Aku segera menuju westaffel untuk mencuci muka, kulihat waktu menunjukan pukul 03.00 pagi hari. Aku segera menuju westaffel untuk mencuci muka, kulihat waktu menunjukan pukul 03.00 pagi hari. Capek?” tanyaku bercanda.










