Aku mengangguk. Bokep mom Bisa dong. Pembeli ikan tak berani macam-macam. Kamu harus menyirami anakmu,” kata ibu. “Lho kok bisa hamil? “Maaaasssss….ohhhh….”
Aku terus ememeluknya dengan kuat dan membelai-belai kepalanya. Aku menjawabnya dengan sambil lalu:” baru turun paaaakkk.” Mereka pun berlalu, bahkan banyak yang pulang, karean kosong tak dapat apa-apa. Kami sempat makan di warung tepi jalan dan makan dengan lahapnya. “Perlahan saja. Mas. Ikan kami jual dan kami kembali ke rumah kami. Saat itu itu ibu datang mendekatiku dan berbisik. “Ya.. Lalu kontolku dipegangnya, lalu dimasukkan ke dalam mulutnya. Memek yang belum berbulu sama sekali. “Kita pualng Mas. “Ayo cepat… ibu sudah tak tahan. Sekembali SUtinah, aku suruh dia menelentang di lantai berlasakan tikar. Dia sudah pula menyebut dirinya dengan kata Bu ne. “Aduh, Bu. Pak. Kamu kan juga dengar, kalau malam itu mereka begituan juga,” kataku.Suti Diam. “Untuk apa?” katanya. Suti merajuk. Dengan perasaan berat, SUti akhirnya mau juga.










