Chie melambaikan tangannya dari atas balkon. Menemuiku dan meminta maaf?”
Kutatap mata Jay, mencoba menyelami perasaannya, sama seperti dulu. Bokep mama “Ray…” kudengar gadis itu meratap terisak dalam dekapanku. Dan aku tak bisa menolak ketika Chie mulai menciumi leherku dan membuka retsleting celanaku, menelanjangiku, membiarkanku mendesah saat jemarinya menyentuh batang kemaluanku. Hei!” Jay berteriak gaduh. Wajahnya melukiskan kebahagiaan dan ketenangan. Sebagai seorang kekasih dan seorang teman, tidak seharusnya ia meninggalkan Chie seperti ini, dan sekedar meneleponku untuk menyampaikan, “Ray, maaf aku tidak bisa ke rumah Chie. Betapa aku sangat menyayangi gadis ini. “Kalian berdua. Dari sudut mataku, kulihat gadis itu meringkuk di jok belakang. Tapi bukan Chie. Aku memang malas kuliah, aku harus mengakuinya. Jay, kembarannya, dan sahabat terbaiknya. Tepat siang itu mereka berdua sudah memutuskan untuk mengakhiri kemunafikan itu.




















