“Udah la van cuek aja..”kataku, Evan hanya mengangguk-angguk lalu memencet tombol kunci mobilnya. Bokep Family Namun keberanianku cuma sampai disitu saja.Hingga sewaktu aku naik kelas 2 aku ikut ekskul cheerleaders sehingga aku makin2 jadi pusat perhatian.Cheerleaders yang kalau tampil selalu pakai baju ketat dan rok mini. Evan lalu berpindah berdiri, sehingga ia berada di hadapan payudaraku.Ia meremasnya lembut dan tangan satunya meremas pantatku. Mereka hanya tersenyum saja ketika aku berbalik badan dengan wajah “tak tahu apa-apa”.Aku pun pulang naik mikrolet, untung saja langsung kudapatkan begitu aku keluar sekolah. Aku menghentikan kegiatanku, nampaknya mereka kecewa. “Kecuali kalo lo malu..” sambungku, “ah gila kali lo ya, jalan sama cewe secantik lo, seseksi lo, bisa malu gw?” jawab Evan spontan, aku hanya tersenyum geli saja.Kami makan di Izzi Pizza, sewaktu kami makan aku tak luput dari pandangan orang-orang, ya cewe ya cowok, dan pandangannya macem-macem, ada cewe yang jealous
ada yang jijik mungkin, ada yang kaget, tapi




















