Karena Ika sudah kesal dan lelah, Ika menjawab, “Apa sih Kamu Bie..? Bokep Indonesia Hebatkan Saya.”
Setelah itu Utun pun mendesah seperti kesakitan, “Adu.. “Ka.., maaf. boleh Tun.. Hal ini mendorong rasa penasaran tersebut untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Sebelum sampai di WC kulihat temanteman cowok kelasku yang bertiga itu kelihatannya sedang menunggu seseorang. Ika memiliki rambut sebahu, hitam tebal, pokoknya oke punya tuh doi.Setelah bel kelas berbunyi yang tandanya masuk belajar, semua muridmurid masuk ke kelas. Akhirnya aku masuk ke kamar WC, secara perlahanlahan kubuka pintu kamar WC yang bersampingan dengan kamar WC yang mereka masuki, sehingga percakapan dan perbuatan mereka dapat terdengar dengan jelas olehku. Iiihh.. Hebatkan Saya.”
Setelah itu Utun pun mendesah seperti kesakitan, “Adu.. Pada waktu di SMP, aku termasuk anak yang cukup nakal dan sekolahku itu pun merupakan sekolah yang banyak menampung para anakanak nakal, sehingga tanpa kusadari aku pun bisa dibilang lumayan lebih banyak nakalnya dari pada baiknya.Di




















