Aku meyakinkan dia bahwa sakitku tidak begitu parah dan sudah diatasi oleh dokter. Tidak terasa hari sabtu tiba juga, itu tandanya Marcell akan datang menjengukku.Rasanya sudah tidak sabar aku menunggu Marcell datang, kenapa aku tidak sabar, jika setiap kali akan bertemu Marcel entah mengapa aku selalu horny,hha. Bokep mom Jadi dengan sifat dan kelebihanku yang seperti itu tidak sedikit teman cowok yang mengejar-ngejar aku. “ Iya Om,Tante, hati-hati yah tante, ” ucap Marcel.“ Iya Yah hati-hati ya Yah,Buk, ” ucapku menambahkan.Kemudian ayah dan ibukupun segera meninggalkan kami, jadi dikamarku hanya tinggal kami bertiga deh, bertiga itu aku,Marcel, dan setannya, hha. Jaim dikit nggak papa lah ya,“ Hahaha, kayaknya bener kata om sama tante deh yank, tuh kelihatan banget muka kamu kalau kamgen sama aku, hha…, ” ucap Marcel menggodaku.“ Apaan sih, PD banget sih kamu, Weeeekkk…, ” ucapku masih mengelak juga.“ Iya iya deh, nggak kangen sama aku, yaudah aku pamit dulu yah




















