Suatu ketika, sedang iseng-iseng bermain dengan internet, aku temukan dia, perempuan ini bernama Mila, (aku harap ini nama sebenarnya). Bokep mom Lalu Mila berjanji akan mengantarkan proposalnya besok jam 10.30 pagi. “Betul Pak, mungkin besok Bapak bisa menginap disini dan bersedia mencoba pelayanan kami di sini?”
“Boleh saja,.!” jawabku sambil mengharapkan ‘pelayanan’ yang lain. Singkatnya urusan detil seminarku sudah beres (padahal seminar itu rekayasaku belaka). Aku tinggal di Bogor dan hidup cukup bahagia dengan keluargaku. Hemm, kebetulan 2 minggu lagi aku mesti memberikan seminar 2 hari di universitas Undip Semarang. Sehingga saat dia tidak pulang ke Semarang, Milalah yang mengisi kekosongannya itu.“Yogya, Yogya, ayo mas, yang ini sudah mau berangkat mas,!”Suara kenek itu membuyarkan lamunanku, baru tuntas seminar dan agak lelah aku bersiap-siap ke Yogya; biasanya langsung naik bis Nusantara atau Ramayana ke Yogya dan berhenti di Ringroad ke rumah keluarga, ortu dan adikku tinggal. Keesokannya telpon di kamar suiteku berbunyi, oh rupanya Mila




















