“Hahahaha”, Alex tertawa sambil terus menyopir, entah akan ke mana ia kini membawaku.”Lu pikir mau menyogokku dengan apa?”, ia bertanya. Bokep mama “Putih ya”, puji salah satu pria yang naik ke atas tubuhku. Setelah itu Alex lalu mendekatiku, “Tenang, suamimu akan segera mengetahui kematianmu, mulai hari ini aku panggil kamu Madona”, kata Alex lalu disambung, “Karena kamulah Primadonaku… Hahahahaha”, ia tertawa keras lalu memegang tanganku dan mengajakku masuk.Aku tidak tahu apa yang telah Alex rencanakan unutk membuat semua yakin kematianku. Pria lain yang sudah ku sepong penisnya, sudah mengantri untuk menusuk vaginaku dengan penis mereka. Kini mereka menarikku lebih ke ujung kasur, lalu sedikit mengangkat kakiku, dengan penisnya ia mencoba menemukan lubang anus ku. Kami kemudian setuju, Alex menjauhi keluargaku, namun aku harus mengenakan identitas baruku.



















