“Jangan bergerak lo, masih bagus kita gak perkosa! “Sempit kayak begini lo bilang gak perawan? Bokep mama Kedua temannya, satu yang berkumis, dan satu yang botak, kemudian menyeret Dian dan adiknya, Felia, ke ruang utama tempat saya diikat. Ia kemudian membuka tas si Hitam dan mengambil sebuah cambuk kulit. Dengan kasar mereka melucuti pakaian Felia dan melemparnya ke arahku. Dengan kasar mereka melucuti pakaian Felia dan melemparnya ke arahku. Singkat cerita, mereka mengobrak-abrik rumah saya untuk menemukan Dian, sementara si hitam mengikat saya di kursi agar tidak melawan. Setelah sekujur tubuh Dian penuh dengan luka dan bekas merah, ia pun jatuh pingsan karena kesakitan.Ketiga preman itu melirik Felia yang sedari tadi mereka ikat di kursi meja makan.“Mainan yang satu udah abis bro, mau maen yang satu lagi.










