Bahkan ia tidak sadar bahwa aku telah berganti pakaian dengan waktu bertemu tadi siang. Bokep mom Tidak juga. Tinggi 168 cm, berat proporsional dan sebuah fitnes center dengan rajinnya memahat tubuhnya beberapa kali dalam seminggu.Setelah sampai di dekatku, aku memutar kursiku hingga menghadap ke samping. “Telepon Pak Ricky, dari Felly.”
Shit..! Selalu saja kami gagal bubaran kalau kami saling bertemu. Entah bagaimana ceritanya, kami ‘jadian’ lagi. Ia sendiri kemudian mengambil duduk di bangku kanan dan mulai mengemudi. Seorang wanita tua berusaha berbicara denganku. Omongannya yang menceritakan pengalaman dua tahun berpisah denganku tidak kudengarkan.Akhirnya acara makan siang selesai jam 14.00 dengan janji kami bertemu lagi nanti sepulangku dari kantor. Ia tersenyum lalu berjongkok dan membuka ritsluiting celana panjangku. “Rick, aku harus pergi sekarang,” ia diam sejenak, “Nanti sore kau boleh telepon aku.”
“Thanks Fell,” aku berdiri mendekat, kukecup keningnya dan kutinggalkan ia.




















