Ia menatapku dengan bingung. Bokep mom Ia terus bangkit berdiri. Kegiatan menjilat dan menghisap itu membuatku seperti merangkak di atas ranjang. Mengambil pisau cukur dan krim punya Bapak, aku menyemprotkan busa putih di rambut kemaluan, lalu mulai mencukur.10 menit kemudian aku selesai dan bersiram di bawah pancuran air hangat. Seperti biasa, aku duduk bersimpuh di bawah. Kedua lutut di pinggir ranjang, kedua siku menopang, dan kepala dan bahuku merunduk ke bawah, bagaikan rusa betina yg sedang minum air yg segar dengan rakusnya. Lagi, lagi. Ia menatapku dengan bingung. Memenuhi diriku. Memenuhi diriku. Aku hanya punya tubuh ini, itupun sudah dinodai. Aku merasa seperti kena setrum, tdk bisa menahan erangan nikmat.Aku membenamkan wajahku di permukaan ranjang yg basah. Di saat seluruh tubuhku terasa basah berkeringat, di saat pantatku terasa basah — ini spreinya harus diganti karena basah semua — dan aku masih bisa mencium wangi persetubuhan kami berdua, adakah ini adalah cinta?Aku memandang Kak




















