Jilatanku pindah semakin ke bawah, kumainkan itilnya. Bokep mom Laras membalasnya dengan lembut, penuh kasih sayang.Kutatap matanya erat, kusingkirkan bajunya yg menutupi toketnya, yg sungguh merangsang diriku. Desahan Laras semakin menjadi-jadi, sambil rambutku di tarik-tariknya dengan mata terpejam menahan kenikmatan.“Enak nggak sayang?” tanyaku lembut dengan nada menggoda.Laras tak menjawabnya, dia hanya melihatku sambil menarik napas panjang. Didalam cahaya remang dan hujan lebat itu, kutatap wajahnya. sambil mendesah dan nafasnya terengah-engah tak teratur ketika celana dalamnya kutarik ke bawah. Punggung Laras sedikit diangkat ketika lidahku mengitari pusarnya.Akhirnya jilatanku turun sampai ke celah pahanya. Seperti yg Laras lakukan padaku tadi, aq mulai memijit bagian lehernya, kemudian bergeser ke punggung, pinggang dan paha. Betapa tdk, tubuhnya montok sekali, seolah ada rasa dahaga yg tertahan bertahun-tahun. Kutarik lagi, dan kuhujamkan lagi ke dalam. K0ntolku mulai memasuki lubang memek Laras lebih lancar.




















