Hape ku kembali bergetar, kulihat ayah Dilla yang menelepon “halo ayah” kujawab “Fan, kamu besok ada acara gak? Bokep mom Sesuai janji ku kepada Dilla setiaphari Jumat sore aku berangkat dari Jakarta ke kotanya untuk menghabiskan waktuku dengannya, kugunakan waktu-waktu itu untuk sesekali menikmati keindahan tubuh Ayu yang makin lama semakin menjadi-jadi hingga akhirnya terjadilah sesuatu yang menurut aku sangat gila. Kusuruh Ayu bergeser dan aku duduk disebelahnya, “Ayu ngantuk yah?” tanyaku kepada Ayu, “agak sih mas, lemes banget badan Ayu” lalu ku jawab “ya udah kamu senderan di bahu mas aja sini” tanpa menjawab Ayu langsung bersandar di bahu ku, hal tersebut justru membuat ku makin terangsang karena selain bisa melihat payudaranya aku juga bisa merasakan kenyalnya payudara Ayu yang menempel dilenganku yang selama hampir dua jam kunikmati.Sesampainya di Stasiun aku langsung menelepon Dilla memberitahukan kedatangan kami, namun karena pekerjaan Dilla yang sangat menguras waktu, dia tidak bisa menjemput kami dan memberitahukan




















