Turun kembali ke lantai bawah, menikmati dua wajah cantik, dan sepiring nasi goreng bertabur SoGood Sozzis.“Nih buruan, sarapan dulu !”, kak Dewi yang kemudian menyuruhku sarapan, sementara mereka sendiri telah selesai.Aku lalu sarapan dengan diawasi oleh dua mahluk cantik yang tidak buru-buru beranjak dari meja makan. Sekuat tenaga aku tahan perasaan yang bergemuruh didadaku. Bokep Japan Tangan kanan kak Dewi mengusap-usap kemaluannya, sementara jari-jari tangan kirinya dimasukan kedalam mulutnya sendiri. Aku yakin mereka tanpa busana. orang lagi dibaca juga !”, kak Dewi berusaha meraih majalahnya kembali. Kemarin di blok C11 ada yang kemalingan….!”.“Mmhhh… iya, tenang aja…”, kataku sambil merapikan piring dan gelas bekas sarapan kami.Beberapa saat kemudian suara mobil terdengar keluar garasi. Enak ! ammmm mmm enak nih, selai apa kak ?”, aku mengalihkan perhatian ketika kedua bola mata kak Dewi menatapku dengan pandangan aneh.“Nanas ! Tanpa busana sehelaipun !!!Ya Ampun !




















